Uang dan Kebutuhan Masyarakat Kita

Uang merupakan kebutuhan primer manusia modern saat ini sebagai alat tukar yang sah dari berbagai jenis produk dan jasa. Uang sendiri dalam perkembangannya mempunyai dua jenis: uang kartal dan uang giral. Uang kartal mempunyai kekuatan yang lebih dibanding uang giral, menurut referensi Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya dari wikipedia; karena masyarakat boleh menolak bila dibayar dengan uang giral. Namun biasanya, demi kepraktisan masyarakat umumnya banyak yang bertransaksi menggunakan uang giral yang dikeluarkan oleh bank umum selain bank Indonesia; tapi secara mayoritas masyarakat masih banyak yang menggantungkan kepercayaannya kepada uang kartal yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia.

Hanya, karena krisis moneter tahun 1998 yang dipicu oleh meningkatnya hutang Indonesia—baik pemerintah atau swasta—dan berbagai peristiwa ketidakstabilan dalam negeri, selain disebabkan krisis moneter pada negara tetangga di tingkat regional. Peristiwa ini akhirnya membuat rupiah terjerembab hingga ke bawah hingga sekarang. Pada saat itu, rasio utang Indonesia terhadap GDP/Produk Domestik Bruto (nilai barang dan jasa akhir di wilayah suatu negara dalam jangka waktu setahun) melebihi 150%: http://www.teguhhidayat.com/2015/09/pelemahan-rupiah-krisis-1998-maybe-not.html, jauh berbeda dengan saat ini dimana rasio utang terhadap GDP hanya sekitar 25-30%. Krisis di Yunani beberapa waktu lalu pun penyebabnya kurang lebih sama, yakni rasio utang terhadap GDP-nya sekitar 177% yang bisa dikatakan sebagai 'besar pasak daripada tiang'.
 
Namun, ketatnya pengawasan dan kontrol terhadap perekonomian kiranya yang membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serta mata uang lain agaknya sulit naik. Karena baik naik atau turun secara drastis akan membuat gejolak pada usaha yang bersangkutan baik ekspor atau impor. Yang paling membuat miris adalah ketika Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan tautan bahwa rupiah dianggap sebagai salah satu mata uang yang tidak bernilai: http://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/11/10/rupiah-masuk-daftar-10-mata-uang-paling-tak-bernilai. Hanya, dari sebuah tautan grup publik Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat mengetahui bahwa beberapa mata uang asing pun masih diterima untuk ditukarkan dengan rupiah (mempunyai nilai tukar), ketika seorang asing yang memberikan mata uang negaranya malah tidak diterima dimana-mana: https://www.facebook.com/groups/895894557102982/permalink/2096570220368737/

Tetapi Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya kemudian pun menjadi maklum jika masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri pun lebih baik menukarkan uangnya ke mata uang negara tujuan: https://finance.detik.com/moneter/3550788/bi-imbau-masyarakat-tukar-uang-baru-di-ri-sebelum-ke-luar-negeri supaya mempermudah dalam transaksi, karena bisa jadi uang rupiah yang baru tidak diterima di negara tujuan. Saat ini pun Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya masih menjumpai (bahkan masih mendominasi) beredarnya uang rupiah cetakan lama, dan baru beberapa kali menjumpai uang cetakan baru. Pengaman tingkat tinggi dan tingkat pencetakan yang sulit rupanya membuat desain rupiah terbaru ini tidak tersebar secepat sebelumnya: http://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Documents/Gambar-dan-Deskripsi-Uang-Rupiah-TE-2016.pdf.

Sementara itu, uang baik kertas dan logam yang beredar di masyarakat pun beresiko rusak karena berbagai hal. Diantaranya adalah tercuci, tersetrika, jatuh ke genangan air, terpotong, seringnya berpindah tangan dan lain sebagainya. Selama ini yang diketahui adalah penukaran uang kertas yang rusak, dan kami tak menemukan sumber bagaimana jika yang rusak adalah uang logam. Hanya, memang tak semua uang bisa ditukarkan terkait kondisi tertentu: http://intisari.grid.id/Unique/Fokus/Uang-Baru-Nkri-Catat-Tidak-Semua-Uang-Layak-Tukar.
Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya berusaha mengeliminir hal-hal demikian, jadi kami menyediakan fitur transfer bank untuk Anda, sekalian supaya lebih praktis dan mungkin bisa menjadi kebiasaan. Mengapa demikian? 

Secara mendasar pemerintah lewat Bank Indonesia telah mengajak seluruh komponen masyarakat menggunakan e-money (atau uang elektronik). Selain lebih praktis, ada beberapa pos di masyarakat yang seringkali membutuhkan uang receh dalam jumlah besar jadi ketiadaannya mungkin bisa menjadi penghambat. Misalnya pembayaran jalan tol, pajak, rumah sakit, dan lain-lain. Meskipun mata uang kita sendiri pada dasarnya cukup unik dan berbeda secara desain dibandingkan dengan negara lain: http://bisnis.liputan6.com/read/2683176/3-hal-ini-bikin-rupiah-jadi-sorotan-dunia.

Beberapa poin eksternal pada penyewaan di Rental Mobil Surabaya dibebankan pada tamu konsumen; semisal bahan bakar, tol, parkir dan lain-lain. Karena itu konsumen pada dasarnya juga mengetahui tentang pengeluarannya sendiri di sepanjang jalan. Dan uang sendiri merupakan hal yang sensitif terkait beberapa hal. Jadi keterbukaan keuangan akan kebutuhan selama perjalanan bersama Sewa Mobil Surabaya tentunya dimaksudkan untuk menghindari gesekan antara sopir, penumpang dan Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya sendiri selaku pengayom sopir. Bila semuanya terbuka dan sesuai kesepakatan bersama di awalnya tentu akan membuat perjalanan jadi tenang. Bukan begitu?
 
 
 
 
***
Keterangan gambar: banyak negara menerbitkan uang koin sebagai pendamping uang kertas, termasuk di Indonesia. sumber: pixabay/stevepb